Kenali Gejala Demam Berdarah Pada Anak

Kenali Gejala Cara Mencegah DBD Anak


Orang tua mana sih di dunia ini yang tega melihat anaknya sakit? Sebagai orang tua, tentu saja kita tidak akan tega jika harus melihat si kecil terbaring lemah. Salah satu jenis penyakit yang kerap menghantui anak-anak itu adalah penyakit demam berdarah, yang disebabkan oleh virus dengue yang dibawa nyamuk aedes aegypti dan aedes albocpictus. Hal itu pun terbukti, dimana sudah terhitung lagi berapa banyak jumlah anak yang terserang penyakit demam berdarah alias dbd. Nah, sebelum membahas tentang gejala DBD pada anak, ada baiknya jika bunda kenali dulu fase demam berdarah.

Fase demam berdarah itu terdiri kedalam 3 fase, dimana yang pertama disebut dengan fase demam. Pada fase pertama ini, si kecil akan mengalami demam secara mendadak sehingga suhu tubuhnya mencapai 40 celcius, yang akan berlangsung selama 2 – 7 hari. Setelah melewati fase demam, maka si kecil akan memasuki fase kritis. Bunda jangan terkecoh oleh fase kedua ini, sebab demam si kecil akan menurun yang seolah-olah sembuh. Padahal, fase kritis ini si kecil harus segera mendapatkan penanganan yang tepat. Setelah melewati fase kritis, maka si kecil akan memasuki fase penyembuhan. Tanpa banyak panjang lebar lagi, inilah gejala dbd pada anak yang harus bunda ketahui :

1. Adanya Demam Tinggi yang Terjadi Secara Mendadak

Gejala dbd pertama yang harus bunda kenali pada anak, yakni adanya demam tinggi yang terjadi secara mendadak. Sejatinya, kondisi demam ini bisa kita jumpai pada berbagai jenis penyakit. Ya, gejala demam biasa selalu disertai dengan batuk, pilek, dan bersin-bersin. Berbeda dengan demam pada gejala dbd, yang tidak disertai dengan kondisi tersebut. Selain itu, demam pada dbd juga jauh lebih tinggi dimana suhu tubuh si kecil bisa mencapai 40 celcius. Biasanya, kondisi gejala demam ini akan terjadi selama 2 hari sampai 7 hari.

2. Rasa Nyeri di Bagian Otot

Selain mengalami demam mendadak, si kecil juga akan merasakan nyeri pada bagian otot dan sendi. Tak hanya itu saja, kondisi demikian akan diikuti dengan tubuh yang berkeringat dan menggigil. Apabila bunda mendapati kondisi ini pada si kecil, disarankan bagi bunda untuk langsung membawa si kecil ke dokter terdekat agar mendapatkan pengobatan yang tepat.

3. Rasa Sakit Kepala Yang Sangat Parah

Pada umumnya, gejala demam kerap disertai dengan rasa sakit pada bagian kepala. Tapi berbeda dengan gejala dbd, dimana rasa sakit kepalanya itu terasa begitu amat sakit yang tidak seperti biasanya. Selain akan merasakan sakit kepala yang begitu hebat, si kecil juga akan merasakan sakit pada bagian mata belakangnya.

4. Mual dan Muntah-muntah

Gejala dbd pada anak berikutnya yang harus bunda ketahui, yakni si kecil akan mual dan muntah-muntah. Ya, hal itu dikarenakan telah terjadi gangguan pada pencernaannya. Biasanya, si kecil akan mengalami mual dan muntah-muntah ini selama 2 hari sampai 4 hari. Tak hanya itu saja, si kecil juga kerap merasa tidak nyaman dengan bagian perut dan punggungnya.

5. Kelelahan

Saat terserang dbd, maka si kecil akan kehilangan nafsu makan. Mengapa bisa demikian? pasalnya, hal itu dikarenakan adanya gangguan pencernaan serta rasa nyeri pada bagian otot dan sendinya. Bahkan, kondisi tersebut juga dikarenakan melemahnya sistem imun tubuh.

Itulah beberapa gejala dbd pada anak yang harus bunda kenali. Dengan demikian, maka bunda bisa langsung memeriksakan si kecil ke dokter.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *